Ingatkah engkau saat aku merusakkan sepeda tua kekayaan kita itu?
Kusangka engkau akan memarahiku
Tapi engkau tidak

Ingatkah engkau saat aku mencelamu karena kemiskinan kita?
Kusangka engkau akan membenciku
Tapi engkau tidak

Ingatkah engkau saat aku mengataimu karena rasa cemburuku?
Kusangka engkau akan meninggalkanku
Tapi engkau tidak

Ada banyak hal indah yang telah engkau lakukan untukku
untuk kebahagiaanku, karena cintamu padaku
Karena itu ada banyak yang ingin kuceritakan padamu
saat engkau pulang dari penyerbuan ke benteng Jepang itu

Tapi engkau tidak

–adaptasi bebas dari “But you didn’t” (Merrill Glass)