Doa


Hari yang berat. Pagi-pagi ke Fakultas dan Rektorat, urus exit permit/re-entry visa-ku. Awal Februari rencana pulang ke Indo jemput istri dan anak tersayang. Setelah dokumen exit permit/re-entry beres, masuk ke bagian lain di Rektorat nanya prosedur klaim vacation ticket (alias jatah tiket liburan tahunan). Bos bagian itu bilang sebelum liburan Ied, kalo ndak masalah vacation ticket diklaim pada bulan Februari, asal nanti di liburan musim panas ndak klaim lagi. Ya, memang itu rencananya, toh nanti liburan musim panas memang tidak rencana pulang ke Indo.

Masalah muncul, ketika kepala seksi menjelaskan prosedurnya. Katanya, tiket ndak bisa diklaim sekarang, baru bisa diklaim kalo kontrak satu tahunnya sudah dijalankan dulu. Mungkin takut kalo ada yang melarikan diri dari kontrak. Terus dia cerita lainnya, bla.. bla.. bla.. Tapi kaki sudah lemes, telinga sudah gak bisa lagi mendengarkan.

(lagi…)

Kami menyukai do’a beliau yang beliau tuliskan di selembar kertas untuk kami ini,

Doa Mahfuz Sidik