Hadits


Abu Hurayrah -radiyallahu ‘anhu-, bercerita :

“Bahwa ada seorang datang kepada Rasulullah -shalallahu ‘alayhi wassalam- dan berkata : “Wahai Rasulullah, aku telah binasa!” 

Rasulullah -shalallahu ‘alayhi wassalam- bersabda: “Wahai, celaka engkau!”

Orang itu berkata: “Aku telah menggauli istriku di bulan Ramadhan!”

Rasulullah -shalallahu ‘alayhi wassalam- bersabda: “Merdekakanlah seorang budak!”

Ia menjawab: “Aku tidak punya!”

Beliau -shalallahu ‘alayhi wassalam- bersabda: “Puasalah 2 bulan berturut-turut!”

Ia menjawab: “Aku tidak mampu!”

Beliau -shalallahu ‘alayhi wassalam- bersabda: “Berilah makan 60 orang miskin!”

Ia menjawab: “Aku tidak punya!”

Kemudian beliau -shalallahu ‘alayhi wassalam- diberi sekeranjang kurma dan bersabda: “Ambil ini dan bersedekahlah dengannya!”

Ia bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah kepada selain keluargaku? Demi Allah yang jiwaku ada di Tangan-Nya, tidak ada di antara kedua sisi Madinah yang lebih memerlukan daripada aku!”

Maka Nabi -shalallahu ‘alayhi wassalam- tersenyum hingga terlihat gigi taringnya, Beliau -shalallahu ‘alayhi wassalam- bersabda: “Ambillah, dan berilah makan keluargamu!”

(HR Bukhari: 6021, 6333)

Mahasuci Allah yang mengutus Rasul-Nya Muhammad shalallahu ‘alayhi wassalam sebagai manusia sebagaimana adanya. Sehingga, kepadanyalah kami mengambil teladan…, termasuk tentang urusan uang belanja kami.. ;)

Jabir bin Abdillah -radiyallahu ‘anhu- bercerita:

“Abu Bakar ingin menemui Rasulullah -shalallahu ‘alayhi wassalam-, lalu mendapati orang-orang duduk di depan pintu Rasulullah tanpa ada yang diizinkan masuk. Abu Bakar lalu diizinkan. Kemudian datang Umar dan diizinkan untuk masuk. Ternyata dia mendapati Rasulullah -shalallahu ‘alayhi wassalam- sedang duduk terdiam dikerumuni oleh para istrinya, maka dia berkata dalam dirinya :

(lagi…)